- Back to Home »
- Tips Cinta »
- Tanda-Tanda Anda Wanita Yang Terlalu Posesif
Posted by : Unknown
Senin, 27 Mei 2013
Anda merasa menjadi wanita yang sudah sempurna bagi pasangan, untuk
itu Anda heran kenapa si dia masih sering mengeluh Anda terlalu posesif.
Siapa yang sebenarnya salah, Anda atau dia?
Hai ladies, terkadang
sikap posesif memang tak selalu disadari oleh seseorang. Merasa diri
perhatian serta sudah memberikan kebebasan, eh ternyata Anda memang
terlalu posesif pada pasangan. Agar tak seringkali bertengkar, sadarilah
bahwa Anda mungkin terlalu posesif bila melakukan hal berikut ini:
Sering stalking
Hampir
setiap saat Anda selalu berusaha stalking dan mencari tahu apa yang ia
lakukan. Mulai dari membaca semua SMS di handphonenya, membaca email,
dan meneliti semua notifikasi di social medianya.
Bahkan, setiap ada teman baru yang mengadd/menginvitenya, Anda akan melakukan interogasi, siapakah orang itu.
Selalu ingin tahu
Ada
bedanya antara perhatian dan posesif lho. Saat perhatian, seseorang
tidak akan merasa diintimidasi dan dikekang. Sedangkan pada posesif,
seseorang merasa diintimidasi dan dikekang. Contohnya saja saat Anda
ingin tahu semua kegiatannya hari ini, Anda akan melakukan interogasi
dan mendengarkan dengan seksama, kalau-kalau ada hal yang ternyata tidak
enak didengar.
Padahal, tujuan Anda hanya sekedar ingin tahu dan memberikan dia perhatian. Eh malahan dia merasa dikekang.
Diktator
Anda
ingin agar si dia melakukan segala sesuatu dengan cara yang Anda mau.
Tak peduli apapun itu, yang jelas harus sesuai dengan keinginan Anda.
Bahkan, Anda juga yang memilihkan baju apa yang harus dikenakan, parfum
mana yang harus dipakai, dan sebagainya.
Sadar lho ladies, dia bukan anak Anda.
Tak pernah cukup waktu
Bagi
Anda, rasanya waktunya tak pernah cukup untuk Anda. Apabila ia sedang
pergi ke rumah temannya untuk sekedar ngobrol, Anda akan merasa sudah
ditinggalkan dan diabaikan. Padahal, apa sih salahnya kalau dia punya
teman?
Sakit bohongan
Hanya karena ingin menarik
perhatiannya dan membuatnya lebih lama berada di sisi Anda, Anda
pura-pura sakit. Sekali dua kali hal ini mungkin berhasil, tetapi bila
dilakukan berkali-kali maka hubungan Anda tak lagi didasari oleh cinta,
namun rasa kasihan. Apakah Anda akan membiarkan ini terjadi?
Posesif
tak selamanya memberikan efek positif bagi sebuah hubungan, bahkan
lebih banyak memberikan hal negatifnya. Oleh sebab itu, berikan
kepercayaan dan tanggung jawab padanya, maka ia akan menjadi sosok yang
setia dan mendampingi Anda selamanya. (vem/bee)





