- Back to Home »
- Berita Populer »
- Duel Sengit Dua 'Macan'
Posted by : Unknown
Sabtu, 22 Juni 2013
Meski berlabel partai besar yang sarat adu gengsi, pertandingan Persija
vs Persib hari ini, Sanbtu (22/6/2013), harus berlangsung tanpa
penonton, karena tidak mendapatkan izin dari pihak keamanan.
Kalau mau disayangkan, ya sayang juga, mengingat pertandingan Persija vs Persib selalu menghadirkan pertarungan sengit, dan tensi tinggi, layaknya sebuah "El Clasico". Tapi mungkin polisi memiliki pertimbangan-pertimbangan khusus, apalagi tahun lalu, kali terakhir big match ini dihelat di ibukota, ada nyawa suporter yang melayang.
Terkait dengan pertandingan, berbeda dengan Persija yang dapat menurunkan pasukan terbaiknya, Persib masih memiliki kendala dengan absenya bek Nasser Al Sebay yang masih harus mengurus kartu izin tinggal terbatas (kitas) di negaranya, Suriah. Meski begitu masih ada nama Maman Abdurahman ataupun Aang Suparman yang siap menggantikan di lini belakang.
Form dan Head to Head
Melihat dari performa dan head to head kedua tim dalam 5 pertandingan terakhir, tidak ada perbedaan yang mencolok pada keduanya dan relatif imbang. Persija mendapat kepercayaan diri pasca hasil manis 4 poin dari tur Jawa Timur, dengan mengalahkan Persepam dan menahan imbang Persela. Sedangkan Persib datang ke Jakarta dengan modal mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor telak 4-0.
Rekor pertemuan keduanya juga seimbang, Persija dan Persib sama - sama menang 2 kali, dan satu kali hasil imbang dalam 5 pertemuan terakhir termasuk kemenangan Persib 3-1 atas Persija di putaran pertama musim ini. Namun Persija sekarang tentu berbeda dengan putaran pertama, yang terseok – seok di zona degradasi, ketika hanya menang tiga kali dan seri tiga kali dari 17 pertandingan. Mereka mampu bangkit di putaran kedua -- kini ada di peringkat ke-10.
Dengan perubahan besar pada komposisi tim termasuk merekrut pelatih Benny Dollo menggantikan Iwan Setiawan, Persija sang “Macan Kemayoran” meraih tren positif di putaran kedua dengan naik ke papan tengah. Dari 8 kali bertanding, Persija hanya sekali kalah melawan pemuncak klasemen Persipura. Kondisi inilah yang perlu diwaspadai oleh Persib, yang bertengger di posisi keempat klasemen sementara.


Data Statistik: Imbang, Sengit Sejak Awal Pertandingan
Berdasarkan rangkuman data pertandingan musim ini, Persib memang sedikit lebih unggul. Meski secara perolehan memasukkan dan kebobolan keduanya mempunyai total yang sama. Namun catatan di sini adalah Persija di kandang dan Persib dalam partai tandang.
Dalam hal memasukkan, persentase keduanya tinggi pada interval awal (dalam 15 menit). Ini statistik yang menjanjikan pertandingan seru sejak awal permainan. Tak hanya urusan menjebol gawang, Persija juga memiliki catatan tinggi pada jumlah kebobolan pada interval awal, karena memang Persija cenderung lambat dalam set up permainan, terutama lini belakang. Hal yang harus dimanfaatkan oleh Persib, dengan menekan pada menit-menit awal dan paling tidak mencuri gol lebih dahulu.
Sedangkan Persib memiliki catatan kebobolan tinggi pada interval menit 61-75, dengan 6 kali kebobolan dari total 18 (33,33%). Catatan inilah yang memang menjadi salah satu kelemahan Persib musim ini, karena pada fase menit 61-75 pelatih Jajang Nurjaman sering melakukan pergantian pemain maupun pola permainan.
Penyesuaian dan ketersediaan pelapis yang kurang pada pemain Persib menjadi penyebab kelemahan ini selalu tampak setiap pertandingan. Kesalahan saat melakukan penyegaran atau rotasi pemain bisa berdampak fatal pada hasil pertandingan. Dengan variasi statistik interval gol antara kedua tim, jelas akan menjanjikan permainan yang akan seru sepanjang pertandingan.


Player to Watch: Emmanuer Kenmogne (Persija), Sergio Van Dijk (Persib)
Didatangkan Persija di putaran kedua dari klub Liga Siprus Ethnikos, Kenmogne menjadi salah satu kunci dari kebangkitan Persija di putaran kedua. Dengan perolehan 5 gol dari 7 penampilan jelas pemain ini patut diwaspadai. Pemain asal Kamerun ini mempunyai karakter permainan yang cepat serta bagus dalam penyelesaian akhir, dan akan menjadi momok bagi Abanda maupun Maman / Aang yang terkenal lambat.
Hal yang sama harus diwaspadai oleh bek Persija adalah Serginho Van Dijk, yang ketajamanya tidak perlu diragukan. Perolehan 17 gol dari 20 kali penampilan, Van Dijk menjadi topskorer "Maung Bandung" -- Maung dalam bahasa sunda berarti 'macan'. Kemampuan duel bola udara dan positioning bagusnya bisa menjadi tumpuan bagi Persib untuk mencuri gol di Gelora Bung Karno.
Javier Velazquez yang telah mendulang enam gol juga patut diantisipasi Persib. Begitu pula dengan Muhammad Ridwan yang telah mengemas sembilan gol untuk Persib.
Head to Head di Liga Indonesia
Main 30 kali: Persija menang 15 kali, Persib 6 kali, sisanya (9) seri.
03/03/13: Persib 3 vs 1 Persija
27/05/12: Persija 2 vs 2 Persib
29/01/12: Persib 1 vs 0 Persija
18/03/11: Persib 2 vs 3 Persija
30/10/10: Persija 3 vs 0 Persib
25/03/10: Persija 2 vs 2 Persib
09/01/10: Persib 0 vs 0 Persija
10/06/09: Persija 1 vs 2 Persib
20/07/08: Persib 2 vs 3 Persija
16/08/07: Persija 1 vs 0 Persib
24/04/07: Persib 3 vs 0 Persija
20/05/06: Persib 1 vs 1 Persija
26/02/06: Persija 0 vs 0 Persib
04/09/05: Persija 3 vs 0 Persib
22/05/05: Persib 1 vs 1 Persija
29/09/04: Persija 1 vs 0 Persib
12/05/04: Persib 0 vs 0 Persija
26/06/03: Persija 3 vs 0 Persib
16/02/03: Persib 1 vs 2 Persija
09/05/02: Persija 2 vs 0 Persib
03/03/02: Persib 1 vs 1 Persija
24/06/01: Persija 3 vs 0 Persib
11/02/01: Persib 0 vs 1 Persija
06/04/01: Persija 2 vs 1 Persib
23/03/00: Persib 2 vs 3 Persija
14/02/99: Persib 1 vs 3 Persija
29/11/98: Persija 1 vs 0 Persib
05/05/96: Persib 1 vs 0 Persija
07/07/96: Persija 2 vs 2 Persib
21/05/95: Persib 2 vs 1 Persija
===
* Akun twitter penulis: @mildandaru dari @panditfootball
(detik.com)
Kalau mau disayangkan, ya sayang juga, mengingat pertandingan Persija vs Persib selalu menghadirkan pertarungan sengit, dan tensi tinggi, layaknya sebuah "El Clasico". Tapi mungkin polisi memiliki pertimbangan-pertimbangan khusus, apalagi tahun lalu, kali terakhir big match ini dihelat di ibukota, ada nyawa suporter yang melayang.
Terkait dengan pertandingan, berbeda dengan Persija yang dapat menurunkan pasukan terbaiknya, Persib masih memiliki kendala dengan absenya bek Nasser Al Sebay yang masih harus mengurus kartu izin tinggal terbatas (kitas) di negaranya, Suriah. Meski begitu masih ada nama Maman Abdurahman ataupun Aang Suparman yang siap menggantikan di lini belakang.
Form dan Head to Head
Melihat dari performa dan head to head kedua tim dalam 5 pertandingan terakhir, tidak ada perbedaan yang mencolok pada keduanya dan relatif imbang. Persija mendapat kepercayaan diri pasca hasil manis 4 poin dari tur Jawa Timur, dengan mengalahkan Persepam dan menahan imbang Persela. Sedangkan Persib datang ke Jakarta dengan modal mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor telak 4-0.
Rekor pertemuan keduanya juga seimbang, Persija dan Persib sama - sama menang 2 kali, dan satu kali hasil imbang dalam 5 pertemuan terakhir termasuk kemenangan Persib 3-1 atas Persija di putaran pertama musim ini. Namun Persija sekarang tentu berbeda dengan putaran pertama, yang terseok – seok di zona degradasi, ketika hanya menang tiga kali dan seri tiga kali dari 17 pertandingan. Mereka mampu bangkit di putaran kedua -- kini ada di peringkat ke-10.
Dengan perubahan besar pada komposisi tim termasuk merekrut pelatih Benny Dollo menggantikan Iwan Setiawan, Persija sang “Macan Kemayoran” meraih tren positif di putaran kedua dengan naik ke papan tengah. Dari 8 kali bertanding, Persija hanya sekali kalah melawan pemuncak klasemen Persipura. Kondisi inilah yang perlu diwaspadai oleh Persib, yang bertengger di posisi keempat klasemen sementara.


Data Statistik: Imbang, Sengit Sejak Awal Pertandingan
Berdasarkan rangkuman data pertandingan musim ini, Persib memang sedikit lebih unggul. Meski secara perolehan memasukkan dan kebobolan keduanya mempunyai total yang sama. Namun catatan di sini adalah Persija di kandang dan Persib dalam partai tandang.
Dalam hal memasukkan, persentase keduanya tinggi pada interval awal (dalam 15 menit). Ini statistik yang menjanjikan pertandingan seru sejak awal permainan. Tak hanya urusan menjebol gawang, Persija juga memiliki catatan tinggi pada jumlah kebobolan pada interval awal, karena memang Persija cenderung lambat dalam set up permainan, terutama lini belakang. Hal yang harus dimanfaatkan oleh Persib, dengan menekan pada menit-menit awal dan paling tidak mencuri gol lebih dahulu.
Sedangkan Persib memiliki catatan kebobolan tinggi pada interval menit 61-75, dengan 6 kali kebobolan dari total 18 (33,33%). Catatan inilah yang memang menjadi salah satu kelemahan Persib musim ini, karena pada fase menit 61-75 pelatih Jajang Nurjaman sering melakukan pergantian pemain maupun pola permainan.
Penyesuaian dan ketersediaan pelapis yang kurang pada pemain Persib menjadi penyebab kelemahan ini selalu tampak setiap pertandingan. Kesalahan saat melakukan penyegaran atau rotasi pemain bisa berdampak fatal pada hasil pertandingan. Dengan variasi statistik interval gol antara kedua tim, jelas akan menjanjikan permainan yang akan seru sepanjang pertandingan.


Player to Watch: Emmanuer Kenmogne (Persija), Sergio Van Dijk (Persib)
Didatangkan Persija di putaran kedua dari klub Liga Siprus Ethnikos, Kenmogne menjadi salah satu kunci dari kebangkitan Persija di putaran kedua. Dengan perolehan 5 gol dari 7 penampilan jelas pemain ini patut diwaspadai. Pemain asal Kamerun ini mempunyai karakter permainan yang cepat serta bagus dalam penyelesaian akhir, dan akan menjadi momok bagi Abanda maupun Maman / Aang yang terkenal lambat.
Hal yang sama harus diwaspadai oleh bek Persija adalah Serginho Van Dijk, yang ketajamanya tidak perlu diragukan. Perolehan 17 gol dari 20 kali penampilan, Van Dijk menjadi topskorer "Maung Bandung" -- Maung dalam bahasa sunda berarti 'macan'. Kemampuan duel bola udara dan positioning bagusnya bisa menjadi tumpuan bagi Persib untuk mencuri gol di Gelora Bung Karno.
Javier Velazquez yang telah mendulang enam gol juga patut diantisipasi Persib. Begitu pula dengan Muhammad Ridwan yang telah mengemas sembilan gol untuk Persib.
Head to Head di Liga Indonesia
Main 30 kali: Persija menang 15 kali, Persib 6 kali, sisanya (9) seri.
03/03/13: Persib 3 vs 1 Persija
27/05/12: Persija 2 vs 2 Persib
29/01/12: Persib 1 vs 0 Persija
18/03/11: Persib 2 vs 3 Persija
30/10/10: Persija 3 vs 0 Persib
25/03/10: Persija 2 vs 2 Persib
09/01/10: Persib 0 vs 0 Persija
10/06/09: Persija 1 vs 2 Persib
20/07/08: Persib 2 vs 3 Persija
16/08/07: Persija 1 vs 0 Persib
24/04/07: Persib 3 vs 0 Persija
20/05/06: Persib 1 vs 1 Persija
26/02/06: Persija 0 vs 0 Persib
04/09/05: Persija 3 vs 0 Persib
22/05/05: Persib 1 vs 1 Persija
29/09/04: Persija 1 vs 0 Persib
12/05/04: Persib 0 vs 0 Persija
26/06/03: Persija 3 vs 0 Persib
16/02/03: Persib 1 vs 2 Persija
09/05/02: Persija 2 vs 0 Persib
03/03/02: Persib 1 vs 1 Persija
24/06/01: Persija 3 vs 0 Persib
11/02/01: Persib 0 vs 1 Persija
06/04/01: Persija 2 vs 1 Persib
23/03/00: Persib 2 vs 3 Persija
14/02/99: Persib 1 vs 3 Persija
29/11/98: Persija 1 vs 0 Persib
05/05/96: Persib 1 vs 0 Persija
07/07/96: Persija 2 vs 2 Persib
21/05/95: Persib 2 vs 1 Persija
===
* Akun twitter penulis: @mildandaru dari @panditfootball
(detik.com)





