- Back to Home »
- Berita Populer »
- Gol Jenius Neymar Tuai Pujian dari Pelatih
Posted by : Unknown
Minggu, 23 Juni 2013
Bahia - Neymar menjadi pemain yang menonjol saat Brasil
mengalahkan Italia 4-2 pada laga terakhir Grup A Piala Konfederasi 2013
di Arena Fonte Nova, Bahia, Brasil, Minggu dini hari (23/6/13) WIB.
Pelatih
Brasil, Luiz Felipe Scolari pun melabelinya sebagai seorang jenius.
Pemain yang baru menandatangani kontrak bersama Barcelona itu berhasil
mencetak satu gol lewat tendangan bebasnya.
"Dia adalah pahlawan
dari setiap orang Brasil dan setiap orang yang mencintai sepak bola. Dia
menampilkan sejumlah pergerakan yang luar biasa. Hanya orang-orang
jenius seperti itu yang bisa menciptakan perbedaan," kata Scolari
seperti dilansir Sports Illustrated.
Dari enam gol yang
tercipta dalam laga ini, gol Neymar yang membuat Brasil unggul 3-1 atas
Italia dianggap sebagai yang terbaik. Tidak seperti kebanyakan gol
tendangan bebas yang diarahkan ke sudut gawang terjauh dari jangkauan
kiper, penyerang berusia 21 tahun justru mengarahkan bola ke sudut
gawang yang dekat dengan Gianluigi Buffon. Kiper nomor wahid Italia itu
mati langkah karena berancang-ancang ke arah berlawanan.
Tendangan
bebas itu diambil dari titik berjarak hanya satu meter dari depan kotak
penalti, di sebelah kanan depan. Dengan cerdas, Neymar melepaskan
tendangan setinggi kepala para pagar betis, sehingga Buffon tidak sempat
melihat arah bola. Saat sang kiper mulai melihat bola, jaraknya sudah
terlalu dekat sehingga ia hanya bisa terpaku melihat bola yang melaju
hanya beberapa meter di sampingnya.
"Dia melihat Buffon bergerak ke samping dan dia sengaja mengincar sudut tersebut," komentar Big Phil.
Pertandingan berjalan membosankan di babak pertama. Gol pembuka baru diciptakan Brasil pada masa injury time paruh pertama lewat Dante.
Laga
berjalan lebih seru di babak kedua. Italia membalas lewat Emanuele
Giaccherini, namun Selecao langsung membalas dengan dua gol tambahan
lewat Neymar dan Fred. Azzurri tak menyerah dan membalas lewat Giorgio
Chiellini, namun lagi-lagi, Brasil memperbesar keunggulan lewat Fred.
Pujian
pun dilontarkan pelatih yang pernah membawa Brasil menjuarai Piala
Dunia 2012 itu kepada Dante. Nama bek tengah itu mulai melambung setelah
membantu Bayern Munchen meraih treble winners, namun di
timnas, ia masih kalah bersaing dengan David Luiz dan Thiago Silva. Ia
mungkin takkan dimainkan andai Luiz tak cedera pada laga itu.
"Saya
tak bisa katakan dia pilihan pertama saya tetapi saya tak khawatir saat
memainkannya. Saya sudah bilang ke semua pemain di tim, saya tak akan
ragu saat mengganti pemain karena saya percaya kepada semua pemain
pengganti," pelatih berusia 64 tahun itu menutup.
Neymar dinobatkan menjadi pemain terbaik pada laga Grup A Brasil melawan Italia dini hari tadi WIB.(inilah.com)





