- Back to Home »
- Tips Cinta »
- Jatuh Hati Pada Mantan Pacar Sahabat Sendiri?
Posted by : Unknown
Rabu, 12 Juni 2013
Rasa cinta datang dan pergi sesuka hati. Manusia tidak pernah tahu
dengan siapa dan kapan akan jatuh hati. Jatuh cinta seperti memberi
warna warni pada hari hari dan memberi sensasi tersendiri. Tapi apakah
sama rasanya bila jatuh cinta dengan orang yang seharusnya tidak
tersentuh oleh kita? Dengan mantan pacar sahabat kita misalnya.
Bagaimana ya bila biasanya kita mendengarkan curhatan sahabat mengenai
si dia dan kemudian mereka berpisah, kok kita malah jatuh cinta kepada
si dia?
Rasa sungkan, tidak enak hati dan rasa-rasa
tidak mengenakkan lainnya pasti menjalari hati dan perasaan.
Bagaimanapun juga, orang yang kini kita sukai adalah orang yang beberapa
waktu lalu menjadi orang yang bersama sahabat sendiri. Takut bila
sahabat marah atau malah menambah masalah, hati semakin ragu apakah
pantas rasa ini diteruskan melaju. Jangan bingung ladies, kamu bisa kok
menemukan jalan keluarnya!
1. Pastikan Perasaan
Apakah
benar rasa cinta atau hanya sekedar sensasi belaka? Yuk pastikan dulu
perasaanmu ladies. Lihat lagi, apakah benar-benar jatuh hati atau hanya
sekedar rasa yang belum pasti? Pikirkan matang-matang sebelum membuka
apa yang kamu rasakan kepada sang sahabat.
2. Kenali si Dia Dulu
Pastikan
bahwa kamu benar-benar mengenalnya. Dulu sahabat mu pasti sering
menceritakan mantannya yang notabene masih menjadi kekasihnya. Bagaimana
sifatnya, apa kekurangan dan kelebihannya serta apa yang menyebabkan
mereka berdua putus di tengah jalan. Jangan mengulangi kesalahan yang
sama bukan?
3. Biarkan sahabat mu Tahu
Percaya
atau tidak, dunia ini sempit ladies. Cepat atau lambat sahabat
tersayang mu pasti tahu tentang apa yang kamu rasakan atau apa yang kamu
jalin dengan mantannya. Kamu takut sahabat mu marah? Jawabannya pasti
"Ya". Wajar bila kamu takut bila sahabat yang sudah lama dekat denganmu
marah mengetahui hal ini karena bagaimanapun juga sang sahabat pernah
memiliki ikatan emosional dengan orang yang sekarang ini kamu cintai.
Dengan menyembunyikan apa yang kamu rasakan tidak akan memperbaiki
keadaan. Lebih baik utarakan dengan jujur kepada sang sahabat.
4. Bagaimana Respon Sahabat
Sahabat
merespon positif? bersyukurlah. Berarti sahabat mu adalah orang yang
sportif dan mudah untuk menerima keadaan, ladies. Namun bukan berarti
kamu bebas untuk pamer perasaan kepadanya. Tetap hargai dan jaga
perasaan sahabat mu ya.
Sahabat merespon negatif atau
bahkan marah? Wajar ladies. Dia marah karena merasa kamu tidak solider
dengannya. Berikan pengertian kepada sahabat bahwa kamu akan tetap
berteman dengannya dan tidak akan berubah. Namun bila sahabat masih
tidak bisa menerima, maka keputusan ada di tangan kamu. Kamu lebih
memilih sahabat atau orang yang kini kamu sukai.
Ada
beberapa kisah cinta yang tercipta rumit dan terkadang membuat sakit.
Kita tidak pernah bisa memperkirakan akan jatuh cinta kepada siapa. Bila
kamu terjebak dalam rasa yang tidak mudah seperti ini, anggaplah bahwa
kamu sedang dalam tahap diuji kebijaksanaan dan kemampuan menentukan
pilihan. Good luck with your love story, ladies!
(vemale.com)





