- Back to Home »
- Otomotif »
- Mercedes: Bukan Kami, tapi Pirelli yang Melakukan Tes
Posted by : Unknown
Jumat, 21 Juni 2013
Paris - Mercedes menolak tudingan yang menyebut mereka
telah melakukan tes ilegal dengan Pirelli beberapa pekan lalu. Mercedes
menyebut kalau Pirelli lah yang berujicoba dengan menyertakan mereka.
Mercedes dan Pirelli dituding telah melakukan tes ilegal pada awal Mei 2013 lalu. Red Bull dan Ferrari adalah dua tim yang memprotes keras tes tersebut dan menganggap Mercedes telah mengambil banyak keuntungan darinya.
"Satu-satunya kesimpulan yang pantas diambil adalah apa yang terjadi di hari itu, apakah sekadar partisipasi, tes atau mencoba trek, itu semua dilakukan oleh Pirelli," demikian diungkapkan Paul Harris QC, perwakilan Mercedes yang hadir sidang FIA terkait kasus tersebut.
"Semua orang yang hadir dalam tes tersebut secara mutlak mengatakan kesaksian yang sama soal apa yang terjadi, siapa yang melakukannya, dan siapa yang berwenang. Tak bisa dingsangkal lagi kalau tesnya dilakukan oleh Pirelli," lanjut Harris.
Kubu Pirelli sudah membantah tudingan kalau tes yang mereka lakukan adalah ilegal. Dalam pernyataannya, pabrikan ban asaal Italia itu menyebut kalau mereka sudah meminta izin pada FIA untuk melakukan pengujian ban dengan menggunakan mobil yang dipakai membalap musim ini.
Saat itu FIA memang memberi lampu hijau pada Pirelli untuk melakukan tes tersebut. Namun otoritas otomotif dunia itu memberi syarat, yakni agar semua tim diberikan kesempatan yang sama demi asas sportivitas dan keadilan. Pada kelanjutannya, FIA ternyata tidak menerima laporan apapun atas hasil tes tersebut. FIA juga tidak tahu apakah tim lain sudah ditawari kesempatan yang sama oleh Pirelli untuk melakukan pengujian
(detik.com)
Mercedes dan Pirelli dituding telah melakukan tes ilegal pada awal Mei 2013 lalu. Red Bull dan Ferrari adalah dua tim yang memprotes keras tes tersebut dan menganggap Mercedes telah mengambil banyak keuntungan darinya.
"Satu-satunya kesimpulan yang pantas diambil adalah apa yang terjadi di hari itu, apakah sekadar partisipasi, tes atau mencoba trek, itu semua dilakukan oleh Pirelli," demikian diungkapkan Paul Harris QC, perwakilan Mercedes yang hadir sidang FIA terkait kasus tersebut.
"Semua orang yang hadir dalam tes tersebut secara mutlak mengatakan kesaksian yang sama soal apa yang terjadi, siapa yang melakukannya, dan siapa yang berwenang. Tak bisa dingsangkal lagi kalau tesnya dilakukan oleh Pirelli," lanjut Harris.
Kubu Pirelli sudah membantah tudingan kalau tes yang mereka lakukan adalah ilegal. Dalam pernyataannya, pabrikan ban asaal Italia itu menyebut kalau mereka sudah meminta izin pada FIA untuk melakukan pengujian ban dengan menggunakan mobil yang dipakai membalap musim ini.
Saat itu FIA memang memberi lampu hijau pada Pirelli untuk melakukan tes tersebut. Namun otoritas otomotif dunia itu memberi syarat, yakni agar semua tim diberikan kesempatan yang sama demi asas sportivitas dan keadilan. Pada kelanjutannya, FIA ternyata tidak menerima laporan apapun atas hasil tes tersebut. FIA juga tidak tahu apakah tim lain sudah ditawari kesempatan yang sama oleh Pirelli untuk melakukan pengujian
(detik.com)





