- Back to Home »
- Berita Populer »
- Presiden Napoli: Kabar Transfer Cavani Seperti 'Opera Sabun'
Posted by : Unknown
Senin, 24 Juni 2013
Naples - Soap opera atau opera sabun,
demikian Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, melabeli cerita soal
kabar transfer Edinson Cavani. Namun, De Laurentiis yakin Cavani bakal
bertahan.
Opera sabun adalah frase yang digunakan untuk menggambarkan sebuah serial drama. Menggunakan frase tersebut, De Laurentiis menggambarkan bahwa kabar transfer Cavani terlalu bertele-tele, tapi tak kunjung mendapatkan kepastian.
Di satu sisi, Cavani tengah diincar oleh beberapa klub top, seperti Real Madrid, Manchester City, dan Chelsea. Di sisi lain, De Laurentiis yang enggan melepas salah satu bintangnya itu mematok harga tinggi.
Maka, jadilah tidak semua klub bisa memenuhi keinginan De Laurentiis. Bahkan City disebut olehnya tidak punya uang lantaran keberatan untuk memenuhi permintaan harga dari presiden I Partenopei itu.
Bagaimana dengan Cavani sendiri? Dia menyebut bahwa dirinya masihlah pemain Napoli dan belum melakukan persetujuan dengan klub mana pun. Tapi, dia juga tidak menyangkal bahwa Chelsea dan Madrid adalah klub yang sulit untuk ditolak.
"Saya percaya pada Cavani. Saya tahu dia orang yang baik dan dia punya kesempatan membuktikannya dengan bertahan di Napoli," ujar De Laurentiis seperti dikutip Marca.
De Laurentiis menilai, keputusan akhir soal kabar transfer ini bakal berakhir setelah Cavani kembali dari Piala Konfederasi.
"Saya pikir 'opera sabun' Cavani ini akan berakhir pada 20 Juli, ketika dia kembali dari Piala Konfederasi."
"Jika tidak juga, maka akan saya penggal kepalanya," kata De Laurentiis sembari bercanda.
(detik.com)
Opera sabun adalah frase yang digunakan untuk menggambarkan sebuah serial drama. Menggunakan frase tersebut, De Laurentiis menggambarkan bahwa kabar transfer Cavani terlalu bertele-tele, tapi tak kunjung mendapatkan kepastian.
Di satu sisi, Cavani tengah diincar oleh beberapa klub top, seperti Real Madrid, Manchester City, dan Chelsea. Di sisi lain, De Laurentiis yang enggan melepas salah satu bintangnya itu mematok harga tinggi.
Maka, jadilah tidak semua klub bisa memenuhi keinginan De Laurentiis. Bahkan City disebut olehnya tidak punya uang lantaran keberatan untuk memenuhi permintaan harga dari presiden I Partenopei itu.
Bagaimana dengan Cavani sendiri? Dia menyebut bahwa dirinya masihlah pemain Napoli dan belum melakukan persetujuan dengan klub mana pun. Tapi, dia juga tidak menyangkal bahwa Chelsea dan Madrid adalah klub yang sulit untuk ditolak.
"Saya percaya pada Cavani. Saya tahu dia orang yang baik dan dia punya kesempatan membuktikannya dengan bertahan di Napoli," ujar De Laurentiis seperti dikutip Marca.
De Laurentiis menilai, keputusan akhir soal kabar transfer ini bakal berakhir setelah Cavani kembali dari Piala Konfederasi.
"Saya pikir 'opera sabun' Cavani ini akan berakhir pada 20 Juli, ketika dia kembali dari Piala Konfederasi."
"Jika tidak juga, maka akan saya penggal kepalanya," kata De Laurentiis sembari bercanda.
(detik.com)





