Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
Posted by : Unknown Minggu, 09 Juni 2013



Manado - Gubernur Sulawesi Utara, Sinyo Harry Sarundajang merasa kehilangan Taufik Kiemas yang meninggal dunia di Singapore General Hospital sekitar pukul 18.00 WIB. Sebagai sesama kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Taufiq dianggap sebagai senior yang mampu memperjuangkan organisasi kemahasiswaan yang nasionalis.

"Sosok beliau sangat dekat di hati saya, senior saya sesama kader GMNI," ujar Sarundajang saat dihubungi detikcom, Sabtu (8/6/2013) malam ini.

Lanjutnya, suami Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, sangat perhatian dengan perkembangan GMNI, termasuk saat meresmikan sekretariat DPP di Jalan Johar Baru Nomor 13, Johar Baru Jakarta, 28 Oktober 2011 silam.

"Bangunan itu tak lepas dari bantuan dana beliau. Saya menyaksikan langsung saat peresmian bersama tokoh GMNI Theo Sambuaga dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo," jelas Sarundajang.

Selain itu, Taufiq juga dianggap sebagai sosok nasionalis yang sangat konsen dengan empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Almarhum adalah pencetus empat pilar kebangsaan," pungkas Sarundajang.

Taufiq Kiemas wafat di Singapura karena komplikasi kesehatan di usianya yang ke-70 tahun. Rencananya jenazah almarhum akan langsung dimakamkan di TMP kalibata, di samping makam kedua orangtuanya. (detik.com)

Leave a Reply

Terima Kasih Telah Berkunjung

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © KUMPUL DI SINI - Dawie Heart - Powered by Blogger - Designed by Garuda Indonesia Komunitas -