- Back to Home »
- Berita Bola »
- Messi: 2012/2013 Musim Penuh Komplikasi
Posted by : Unknown
Rabu, 31 Juli 2013
BARCELONA – Barcelona memang pada akhirnya mendaki
tangga juara La Liga musim 2012/2013 lalu. Akan tetapi, upaya mereka
musim lalu dipenuhi komplikasi dan sarat rintangan, halangan hingga
kesengsaraan.
Sang mega bintang, Lionel Messi merenungi musim lalu, sesuai yang terurai di paragraf pertama. “Hadiah” gelar La Liga musim lalu itu pun dijadikan klimaks hasil peras keringat dan uraian air mata, usai menjalani musim nan berat dengan adanya rentetan pilar yang cedera hingga masalah kesehatan eks-entrenador mereka, Tito Vilanova.
“Musim lalu merupakan musim yang penuh komplikasi kendati kami memenangkan La Liga. Gelar itu merupakan hadiah yang penting sebagai hasil dari kerja keras kami sepanjang musim. Tapi kami mengalami banyak masalah yang mempengaruhi – cedera dan beberapa hal lain yang mengecilkan kemampuan kami untuk bereaksi. Belum lagi tentang penyakit Tito,” paparnya.
“Momen terbaiknya, tak diragukan lagi, ketika kami tahu bahwa kami sudah juara secara matematis. Yang terburuk, tentu saja penyakit kambuhan yang diderita pelatih kami, Tito Vilanova,” imbuh Messi, sebagaimana dinukil Football-Espana, Rabu (31/7/2013).
El Messiah tak ketinggalan menyinggung perihal penghargaan pribadi yang didapatnya berupa “Goal 50” award sebagai pemain terbaik tahun lalu versi situs Goal. Messi ingin menggunakan momentum ini sebagai pijakan menghadapi musim baru dengan senyum yang lebih lebar.
“Saya senang mendapat penghargaan ini. Sebagai pemain, saya bekerja keras sepanjang tahun untuk memenangkan banyak gelar untuk tim. Jangan hanya melihat penghargaan individu seperti ini, tapi ketika hal ini datang, tentu ini menjadi insentif dan memberi kekuatan baru,” lanjutnya.
“Penghargaan macam ini memberikan kekuatan untuk melanjutkan sukses di arah yang sama. Saya akan menyongsong musim baru dengan antusiasme dan optimisme yang luar biasa, seperti yang selalu saya lakukan,” tuntas Messi.
(okezone.com)
Sang mega bintang, Lionel Messi merenungi musim lalu, sesuai yang terurai di paragraf pertama. “Hadiah” gelar La Liga musim lalu itu pun dijadikan klimaks hasil peras keringat dan uraian air mata, usai menjalani musim nan berat dengan adanya rentetan pilar yang cedera hingga masalah kesehatan eks-entrenador mereka, Tito Vilanova.
“Musim lalu merupakan musim yang penuh komplikasi kendati kami memenangkan La Liga. Gelar itu merupakan hadiah yang penting sebagai hasil dari kerja keras kami sepanjang musim. Tapi kami mengalami banyak masalah yang mempengaruhi – cedera dan beberapa hal lain yang mengecilkan kemampuan kami untuk bereaksi. Belum lagi tentang penyakit Tito,” paparnya.
“Momen terbaiknya, tak diragukan lagi, ketika kami tahu bahwa kami sudah juara secara matematis. Yang terburuk, tentu saja penyakit kambuhan yang diderita pelatih kami, Tito Vilanova,” imbuh Messi, sebagaimana dinukil Football-Espana, Rabu (31/7/2013).
El Messiah tak ketinggalan menyinggung perihal penghargaan pribadi yang didapatnya berupa “Goal 50” award sebagai pemain terbaik tahun lalu versi situs Goal. Messi ingin menggunakan momentum ini sebagai pijakan menghadapi musim baru dengan senyum yang lebih lebar.
“Saya senang mendapat penghargaan ini. Sebagai pemain, saya bekerja keras sepanjang tahun untuk memenangkan banyak gelar untuk tim. Jangan hanya melihat penghargaan individu seperti ini, tapi ketika hal ini datang, tentu ini menjadi insentif dan memberi kekuatan baru,” lanjutnya.
“Penghargaan macam ini memberikan kekuatan untuk melanjutkan sukses di arah yang sama. Saya akan menyongsong musim baru dengan antusiasme dan optimisme yang luar biasa, seperti yang selalu saya lakukan,” tuntas Messi.
(okezone.com)





