Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program

Tampilkan postingan dengan label Programing. Tampilkan semua postingan

Sejarah Hari Pahlawan 10 November 2012


Peristiwa 10 November merupakan peristiwa sejarah perang antara Indonesia dan Belanda. Pada 1 Maret 1942, tentara Jepang mendarat di Pulau Jawa, dan tujuh hari kemudian, tepatnya, 8 Maret, pemerintah kolonial Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak itu, Indonesia diduduki oleh Jepang.

Tiga tahun kemudian, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu setelah dijatuhkannya bom atom (oleh Amerika Serikat) di Hiroshima dan Nagasaki. Peristiwa itu terjadi pada Agustus 1945. Mengisi kekosongan tersebut, Indonesia kemudian memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Sebelum dilucuti oleh sekutu, rakyat dan para pejuang Indonesia berupaya melucuti senjata para tentara Jepang. Maka timbullah pertempuran-pertempuran yang memakan korban di banyak daerah. Ketika gerakan untuk melucuti pasukan Jepang sedang berkobar, tanggal 15 September 1945, tentara Inggris mendarat di Jakarta, kemudian mendarat di Surabaya pada 25 Oktober. Tentara Inggris didatangkan ke Indonesia atas keputusan dan atas nama Sekutu, dengan tugas untuk melucuti tentara Jepang, membebaskan para tawanan yang ditahan Jepang, serta memulangkan tentara Jepang ke negerinya. Tetapi, selain itu, tentara Inggris juga membawa misi mengembalikan Indonesia kepada pemerintah Belanda sebagai jajahannya. NICA (Netherlands Indies Civil Administration) pun membonceng. Itulah yang meledakkan kemarahan rakyat Indonesia di mana-mana.

Di Surabaya, dikibarkannya bendera Belanda, Merah-Putih-Biru, di Hotel Yamato, telah melahirkan Insiden Tunjungan, yang menyulut berkobarnya bentrokan-bentrokan bersenjata antara pasukan Inggris dengan badan-badan perjuangan yang dibentuk oleh rakyat. Bentrokan-bentrokan bersenjata dengan tentara Inggris di Surabaya, memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pada 30 Oktober.

Setelah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, penggantinya (Mayor Jenderal Mansergh) mengeluarkan ultimatum yang merupakan penghinaan bagi para pejuang dan rakyat umumnya. Dalam ultimatum itu disebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945.

Ultimatum tersebut ditolak oleh Indonesia. Sebab, Republik Indonesia waktu itu sudah berdiri (walaupun baru saja diproklamasikan), dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) sebagai alat negara juga telah dibentuk.

Selain itu, banyak sekali organisasi perjuangan yang telah dibentuk masyarakat, termasuk di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar. Badan-badan perjuangan itu telah muncul sebagai manifestasi tekad bersama untuk membela republik yang masih muda, untuk melucuti pasukan Jepang, dan untuk menentang masuknya kembali kolonialisme Belanda (yang memboncengi kehadiran tentara Inggris di Indonesia).

Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan besar-besaran dan dahsyat sekali, dengan mengerahkan sekitar 30 000 serdadu, 50 pesawat terbang, dan sejumlah besar kapal perang.

Berbagai bagian kota Surabaya dihujani bom, ditembaki secara membabi-buta dengan meriam dari laut dan darat. Ribuan penduduk menjadi korban, banyak yang meninggal dan lebih banyak lagi yang luka-luka. Tetapi, perlawanan pejuang-pejuang juga berkobar di seluruh kota, dengan bantuan yang aktif dari penduduk.

Pihak Inggris menduga bahwa perlawanan rakyat Indonesia di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo 3 hari saja, dengan mengerahkan persenjataan modern yang lengkap, termasuk pesawat terbang, kapal perang, tank, dan kendaraan lapis baja yang cukup banyak.

Namun di luar dugaan, ternyata para tokoh-tokoh masyarakat yang terdiri dari kalangan ulama' serta kiyai-kiyai pondok jawa seperti KH. Hasyim Asy'ari, KH. Wahab Hasbullah serta kiyai-kiyai pesantren lainnya mengerahkan santri-santri mereka dan masyarakat umum (pada waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka lebih patuh dan taat kepada para kiyai)juga ada pelopor muda seperti bung tomo dan lainnya. sehingga perlawanan itu bisa bertahan lama, berlangsung dari hari ke hari, dan dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, makin hari makin teratur. Pertempuran besar-besaran ini memakan waktu sampai sebulan, sebelum seluruh kota jatuh di tangan pihak Inggris.

Peristiwa berdarah di Surabaya ketika itu juga telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat yang menjadi korban ketika itulah yang kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.”
(Soekarno – Pidato Hari Pahlawan 10 November 1961)

" Selamat Hari Pahlawan 10 November 2012 "
Sumber  http://gudang-sejarah.blogspot.com

Cara Memperbaiki HP Nokia.ada 2 cara yang bisa dilakukan untuk melakukan format hp nokia ini:

ada 2 cara yang bisa dilakukan untuk melakukan format hp nokia ini:

1. Soft Reset : cara ini dilakukan untuk me-restart handphone nokia kembali seperti semula tanpa menghilangkan data-data atau aplikasi yang ada di dalam handphone.
Format jenis ini dilakukan untuk nokia yang mengalami hank, dengan kata lain, hanya untuk mereset/format settingan HP seperti semula.

Kodenya: *#7780#

2. Hard Reset: Cara ini dilakukan untuk menginstall ulang HP Nokia, karena di install ulang, tentu saja semua data-data Anda akan terhapus (Data Handphone sama seperti saat masih baru)
Kodenya: *#7370#

Kedua cara di atas bisa Anda lakukan jika HP tidak mengalami kerusakan seperti:

1. HandPhone bisa booting tapi hanya sampai Nokia screen, kemudian Restart lagi.
2. Layar HandPhone hanya gelap hitam, tidak ada tanda kehidupan sama sekali dan tidak bisa booting.
3. HandPhone dirasuki virus dan tidak mungkin tertolong lagi.
4. HandPhone tidak bisa mendelete file yang ada di drive C.

Tapi jangan panic dulu, jika hal tersebut terjadi, Kamu bisa melakukan cara ketiga yang disebut Super Hard Reset / Teknik Flashing.

Yang Harus dilakukan terlebih dahulu:

1. Backup semua data yang ada di HandPhone kamu ke tempat yang aman, ini dikarenakan semua data-data akan terhapus. (bisa menggunakan PC suite)
Catatan : Kamu tidak bisa melakukan Back Up jika HandPhone hanya bisa booting sampai di Nokia screen, berdoa saja semoga kamu masih punya backup di Komputer,he..he..


2. Pastikan baterai HandPhone dalm kondisi Full, agar tidak mati di tengah jalan, kalau HandPhone gampang drop lakukan sambil di charge.

3. Matikan HandPhone terlebih dahulu.

4. Dan inilah Bagian yang paling sulit.
Tekan dan tahan tombol yang saya sebutkan di bawah ini secara bersamaan.
o Tombol Dial (Warna Hijau)
o Tombol Bintang (*)
o Tombol angka nomer 3 (3)
o Tahan ketiga tombol tersebut sambil menghidupkan HandPhone kamu.


5. Ingat!! jangan lepas tombol angka 3 sampai keluar tulisan formatting dilayar HandPhone kamu.

6. Format selesai dalam beberapa saat.

7. Sekarng HandPhonenya sudah kembali seperti semula.

Semoga Bermanfaat

Membuat Aplikasi Perhitungan Gaji

Setelah mengetahui tentang tipe data dan operator, sekarang kita coba membuat aplikasi sederhana untuk lebih memudahkan pemahaman tentang tipe data dan operator pada delphi.
Kita akan membuat aplikasi perhitungan gaji karyawan dengan kriteria sebagai berikut :
  1. Setiap orang memiliki gaji pokok dan tunjangan anak.
  2. Besarnya tunjangan anak adalah 50.000
  3. Jumlah anak yang diberi tunjangan maksimal sampai anak ke-3.
Contoh membuat aplikasi perhitungan gaji dengan menggunakan delphi 7
1. Buat project baru pada delphi, kemudian tempatkan komponen-komponen pada form seperti gambar berikut:
form hitung gaji
Tata Letak Form Aplikasi Perhitungan Gaji
2. Atur properti form dan komponen seperti pada tabel.
Component Properti Value
Label1 Caption Nama
Label2 Caption Gaji Pokok
Label3 Caption Jumlah Anak
Label4 Caption Gaji Total
Label5 Caption Aplikasi Perhitungan Gaji
Font 14
Label6 Caption Maksimal anak ke-3
Edit1 Name EdNama
Text Dikosongkan
Edit2 Name EdGajipokok
Text Dikosongkan
Edit3 Name EdJumlahanak
Text Dikosongkan
Edit4 Name EdGajitotal
Text Dikosongkan
Button1 Name BtHitung
Width 75
Height 65
3. Jika benar maka tampilan form menjadi seperti ini.
Form Aplikasi Perhitungan Gaji
Form Aplikasi Perhitungan Gaji
4. Dobel klik Button BtHitung pada form, lalu isikan prosedur perhitungan gaji sebagai berikut
procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
Const TAnak = 50000;
Var
JAnak:integer;
GPokok,Tunjangan,GTotal:Real;
begin
GPokok := StrtoFloat(EdGajipokok.Text);
JAnak := Strtoint(EdJumlahanak.Text);
if Janak > 3 then
begin
Janak := 3;
Showmessage(‘Jumlah Anak yang diberi tunjangan hanya sampai anak ke-3′);
end;
Tunjangan := Janak * Tanak;
GTotal := GPokok + Tunjangan;
EdGajiTotal.Text := Floattostr(GTotal);
end;
5. Coba jalankan project dengan menekan F9 lalu isikan data data pada nama, gaji pokok dan jumlah anak dan tekan tombol Hitung, Jika benar maka akan tampil seperti ini
Aplikasi Perhitungan Gaji Dengan Delphi 7
Aplikasi Perhitungan Gaji Dengan Delphi 7
6. Coba pada jumlah anak isikan dengan angka diatas 3 (misal= 4) maka akan tampil pesan sebagai berikut dan jumlah tunjangan hanya dihitung 3 anak.
Pesan jumlah anak
Pesan jumlah anak diatas 3
7. Simpan project dan unit dengan nama ProHitungGaji.dpr dan UhitungGaji.pas.
8. Download file project disini

- Copyright © KUMPUL DI SINI - Dawie Heart - Powered by Blogger - Designed by Garuda Indonesia Komunitas -