Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program
Posted by : Unknown Selasa, 28 April 2015


Entah kenapa belakangan ini saya lagi seneng-senengnya bicara soal mantan. Kalau kamu sudah sempat baca artikel sebelumnya soal cara menghadapi mantan yang masih berharap, artikel ini bisa jadi nyambung. Anggap aja kamu sudah berkomitmen tidak bakal balikan lagi dengan si mantan apapun yang terjadi, walaupun turun perintah dari langit dengan iming-iming freepass surga sekalipun. Tapi sebenarnya, jauh di dalam lubuk hati kamu yang galau itupun masih merasakan kerinduan pada si mantan dan semua kenangan-kenangan indah yang kalian pernah lalui bersama. Mulai dari kenangan jalan bareng di pantai sampai kenangan diciduk satpol PP waktu lagi mojok. Kemudian, mulailah kamu ragu dengan keputusan putus yang sudah kamu buat.
Satu hal yang perlu kamu ingat, bahwa semua hubungan asmara pasti menyisakan kenangan-kenangan indah (bahkan hubungan yang paling rusak sekalipun), tapi kenangan tersebut tidak bisa selalu menjadi alasan untuk balikan dengan mantan. Karena kalau tidak begitu, kapan kamu bisa move on? Kapan kamu bisa menemukan pasangan yang lebih baik? Ketika logika dan tekad kamu tempo hari sudah bulat bilang “Putus!”, waktunya untuk menghilangkan perasaan kamu sepenuhnya pada si mantan, apapun yang terjadi.
Menghapus perasaan ke mantan memang butuh waktu, tapi tidak sesulit yang kamu bayangkan sebenarnya. Bahkan kalau kamu masih kangen setengah mati sampai masih memimpikan si mantan sekalipun. Di artikel ini akan saya coba bagikan cara menghilangkan perasaan kamu ke mantan, selamanya:

1. Buang si Mantan dari Kehidupan Kamu
Kalau kamu ingin melenyapkan semua perasaan kamu pada mantan, menjadi sekedar teman dengannya pun tidak bisa menjadi pilihan. Mau tidak mau kamu harus membulatkan tekad untuk “membuang” si mantan ini dari semua aspek kehidupan kamu. Biar lebih gampang, saya akan uraikan apa saja yang harus kamu lakukan:
  • Hapus nomer hp si mantan
  • Hapus si mantan dari semua akun jejaring sosial kamu
  • Hindari pertemuan dengan si mantan, teman ataupun keluarganya
  • Jika memang perlu, ganti nomer hp kamu agar mantan tidak lagi dapat berkomunikasi langsung
Untuk bisa sukses meruntuhkan perasaan kamu ke mantan, hilangkan dulu semua bentuk kemungkinan komunikasi langsung dengan dia. Sampai disini masalah memang belum sepenuhnya selesai. Tentu saja kerinduan pada si mantan terkadang masih bisa muncul walaupun kamu sudah tidak pernah lagi mendengar kabar apa-apa dari dia. Jangan kuatir, poin pertama ini hanya fondasi saja. Poin-poin berikutnya akan membantu kamu.

2. Jangan Curhat!
Serius, jangan pernah curhat. Katanya curhat bisa meringankan beban di dalam hati, tapi pada kenyataannya curhat cuma bakal menambah beban di hati kamu. Semakin banyak kamu membahas si mantan, semakin akrab pula kenangan tentang dia di kepala kamu. “Curhat” dan “Usaha melupakan mantan” itu adalah 2 hal berlawanan yang tidak bisa dilakukan bersamaan. Jadi ingat, langkah pertama adalah jangan pernah lagi pernah ada pembicaraan tentang dia (si mantan).

3. Manusia Super Sibuk!
Melupakan sesuatu bagi manusia sebenarnya mudah sekali, karena pada dasarnya manusia memang tempatnya lupa. Dalam kondisi apa biasanya kita paling sering melupakan sesuatu? Salah satunya adalah saat kita sedang sangat sibuk. Coba ingat-ingat lagi, ketika kamu lagi sibuk-sibuknya menyusun skripsi misalnya, pasti hampir semua hal yang tidak berhubungan dengan skripsi jadi mudah terlupakan, bahkan kadang makan siang sekalipun.
Jadi kunci kedua untuk bisa menghilangkan perasaan kamu pada mantan adalah dengan berusaha melupakan dia lewat kesibukan di level yang super. Sibuk disini tidak harus selalu dalam bentuk aktivitas yang membetekan. Kamu bisa menyibukkan diri nongkrong dan jalan dengan teman-teman. Atau mungkin kegiatan-kegiatan bermanfaat seperti melakukan eksperiman ilmiah seputar listrik tegangan tinggi dengan bayi-bayi hamster yang lucu (heh??), atau apapun itu. Yang jelas, semakin sering kamu melupakan si mantan semakin mudah pula kamu menghapus perasaan kamu ke dia.

4. Membuka Hati
Kebanyakan orang menutup hati ketika baru putus dari sebuah hubungan. Alasannya karena mereka masih butuh waktu untuk sendiri dulu dan belum siap untuk berhubungan lagi. Ini sebenarnya sedikit salah, karena mereka dengan sengaja membiarkan kekosongan di hati mereka tetap hampa (puitis banget ye?). Kalau mereka mau jujur, waktu yang mereka gunakan untuk sendiri itu sebenarnya hanya mereka gunakan untuk meratapi semua kenangan dengan mantannya. Kalau kamu mau menghilangkan perasaan pada mantan dengan cepat, jangan lakukan kesalahan yang sama.
Jadi jangan ragu untuk membuka hati lagi buat orang lain sesaat setelah kamu putus. Mengisi hari-hari kamu dengan orang-orang baru, kepribadian-kepribadian dan kebiasaan-kebiasaan baru bakal sangat membantu menenggelamkan perasaan kamu pada si mantan. Dan dengan membuka hati lagi, kamu akan dengan mudah melihat kenyataan bahwa begitu banyak orang di luar sana yang lebih baik dan lebih pantas untuk kamu jadikan pasangan ketimbang mantan kamu yang psikopat itu.

5. Bersihkan Masa Lalu Dengan Api yang Membara…
Poin keempat ini kedengarannya kaya akan filosofi kan? Well, sebenarnya tidak juga. Praktek dari poin ke-4 ini malah jauh lebih dangkal dan lebih menyeramkan daripada judulnya. Biar saya jelaskan.
Dalam sebuah hubungan percintaan,  apalagi hubungan yang berusia panjang, pasti sudah sangat banyak objek-objek di sekitar kamu yang selalu bisa mengingatkan kamu pada si mantan. Bisa saja berupa foto, pemberian kecil, oleh-oleh, sampai cd-cd lagu romantis yang bikin eneg. Semua benda-benda ini sangat mampu menumbuhkan kembali perasaan kamu kepada mantan, bahkan disaat perasaan itu sebenarnya sudah mati. Jadi untuk melupakan mantan sepenuhnya, bumi hanguskan semua benda-benda ini.
Pada artikel sebelumnya soal cara menghadapi mantan yang masih berharap saya menyarankan para pembaca untuk mengembalikan benda-benda pemberian mantan. Tapi dalam kasus ini, kamu adalah pihak yang masih berpotensi menyimpan harapan pada si mantan. Mengembalikan barang-barang pemberian doi justru akan melanggar poin nomer satu di atas yang malah sebenarnya adalah fondasi dari usaha kamu melupakan dia. Jadi sekali lagi, akhiri dengan api membara…

Kesimpulan
Mengakhiri sebuah hubungan tidak berarti akhir dari dunia. Terkadang 2 manusia harus berhubungan dekat dalam waktu yang lama untuk akhirnya sekedar menyadari bahwa mereka berdua tidak cocok untuk hidup bersama. Hal seperti ini memang biasa terjadi pada semua orang, tidak hanya pada kamu saja.
Ambil nilai positif dari berakhirnya hubungan percintaan kamu: berakhirnya hubungan ini adalah awal dari kesempatan untuk memulai hidup baru dengan orang lain yang lebih baik. Jadi lakukan langkah-langkah di atas dengan tegas dan mulailah hidup baru kamu, tanpa si mantan.



sumber : cararahasia

Leave a Reply

Terima Kasih Telah Berkunjung

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © KUMPUL DI SINI - Dawie Heart - Powered by Blogger - Designed by Garuda Indonesia Komunitas -