- Back to Home »
- Dunia Kesehatan »
- Diet Ekstrim: Nggak Makan, Nggak Minum
Posted by : Unknown
Senin, 02 September 2013
Belakangan ini, sedang populer dibicarakan tentang cara diet ala Deddy
Corbuzier, yang beken disebut dengan OCD atau Obsessive Corbuzier Diet.
Cara diet ini bukan cara yang baru. Diceritakan oleh Deddy Corbuzier,
bahwa OCD terinspirasi dari cara puasa para biarawan di China.
Deddy kemudian mengembangkannya dan mencoba pada diri sendiri.
Hasilnya? Mengesankan. Apabila tadinya Deddy sudah mencoba berbagai
macam diet dan tidak berhasil, kali ini ia tak hanya memperoleh tubuh
yang ideal, tetapi juga berotot seperti yang didambakannya selama ini.
Tips
diet memang tidak hanya ada satu dua saja di dunia ini. Banyak pakar
yang mengenalkan cara diet ala dirinya sendiri, ada yang melalui detoks,
ada yang low carb, diet mediterania, dan lain sebagainya. Banyak pula
reaksi yang muncul dari tips-tips tersebut, ada yang pro dan ada yang
kontra.
Tetapi, membaca diet yang satu ini, kami bisa
membayangkan banyak orang yang akan memilih kontra terhadapnya. Diet
ekstrim satu ini disebut breatharian, di mana para pelaku dietnya memang
tidak makan dan minum sama sekali, selama berhari-hari,
berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.
Ekstrim dan mungkin memang
berbahaya. Tetapi, pelaku diet ekstrim satu ini ternyata tidak sedikit.
Salah satunya adalah Navenna Shine, seorang wanita berusia 65 tahun
yang tinggal di Seattle.
Seperti dilansir oleh Indiatimes,
Navenna menjalani diet sehari-hari tanpa mengonsumsi makanan dan minuman
apapun. Dia mengklaim bahwa tubuhnya mendapatkan energi dan nutrisi
dari udara serta sinar matahari. Ia menuliskan pengalamannya menjalani
diet breatharian ini dalam blognya. Dikatakan pula oleh Navenna apabila
semua orang menjalankan diet ini, maka bumi akan menjadi tempat yang
sangat indah nantinya.
Para pakar tentu tidak setuju akan diet
ekstrim ini, terlalu berbahaya dan mengancam nyawa. Bahkan, hingga
tulisan ini diposting, dilaporkan keadaan Navenna sedang lemah dan mual
berkepanjangan. Pun demikian, ia bertekad melanjutkan diet anehnya ini.
"Jangan
pernah meniru diet cara ini. Bagaimana mungkin seseorang bisa hidup
tanya nutrisi yang masuk ke dalam perutnya. Sinar matahari saja tidak
mampu memberi nutrisi tubuh," ungkap seorang ahli nutrisi Dr. Nupur
Krishnan. Bahkan, apabila kondisi tersebut dilanjutkan, para pelaku
breatharian akan mengalami gagal organ serta kematian yang disebabkan
karena kelaparan berkepanjangan.
Jadi, apabila Anda ingin
menurunkan berat badan dan mencapai berat badan ideal, pastikan bahwa
diet yang Anda jalankan adalah diet yang sehat. Yang didukung oleh
banyak ahli, serta telah terbukti keamanannya. (vemale.com)






